For our putri with love

[ Baby Infos ]

Bapak Arief-ku Ibu Reti-ku

[ Baby Links ]

  • Ibu Reti-ku "Lady in Red"
  • Tante Clodi "ACCDIDENTLY Live?"
  • Akila
  • Deeja & Tante Astri "Keluarga Nugraha" (Sydney)
  • Tante Dita
  • Humeyra
  • Jasmijn & Hannah "Bidadari Mungil" (Den Haag)
  • Naila & Tante Yanti(Bandung)
  • Nara & Tante Ratna "C'est la vie" (Bandung)
  • Nasha Nadeera "My Cradle" (Kerala)
  • Rai "See..I am growing up!!!"
  • Zahra (Bandung)& Oom Andi (Jakarta)
  • Ziya & Tante Dyo (Bandung)
  • Zidan&Syifa "Cerita Bunda Zidan&Syifa"
  • Zubia & Mom's Diary (Munchen)

    [ Baby Talks ]

  • 2-year-Tabina
  • Update: 22-Months Tabina
  • Rumah Strawberry
  • Aa Gym
  • Doa Makan
  • Tulis..
  • Dua ekor kelinci
  • Bapaku juga
  • Ibuku!
  • Jemput Ibu
  • [ Baby Archives ]

  • December 2004
  • January 2005
  • February 2005
  • March 2005
  • April 2005
  • May 2005
  • June 2005
  • August 2005
  • September 2005
  • October 2005
  • December 2005
  • April 2006
  • May 2006
  • [ Baby Photos ]

    Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com Free Hit Counters
    College Online

    [ Baby Thanks ]

    Templates by Marina Tag-Board shoutbox Photobucket Accidentally LIVE?

    Blogger

    Lilypie Baby PicLilypie Baby Ticker

    Wednesday, May 31, 2006

    2-year-Tabina

    This is her one year ago...

    Photobucket - Video and Image Hosting

    and here she is a two-years-little girl ...

    Photobucket - Video and Image Hosting Photobucket - Video and Image Hosting

    Today is her 2nd birthday.
    Happy Birthday, dear Tabina!

    Photobucket - Video and Image Hosting

    Thursday, April 06, 2006

    Update: 22-Months Tabina

    Haiii, sudah lama tidak meng-update kabar Tabina. Padahal Ibu Reti juga tidak sibuk mission, lagi sepi... dari Desember lalu Tabina cuma ditinggal sekali aja seminggu ke Bangkok (dan Ibu Reti sempat ketemu Tante Nita dan adik Gaga; Tabina senaaang sekali dikasih oleh2 baju dari Gaga & Tante Nita, terima kasih!)

    Walau nggak pergi-pergi mission, Ibu sibuk di kantor. Dan juga perkembangan Tabina cepat dan banyaaak sekali, sampe bingung apa yang mau ditulis disini ya. Kalau menyanyi, Tabina sejak 5 bulan yang lalu sudah pintar - maksudnya sudah hapal banyak lagu (ya lagu anak, ya lagu dewasa yang dia sempat dengar, heran cepat banget hapalnya..), ya hapal irama ya hapal kata-katanya. Dia senang kalo liat Bapaknya karaoke-an di rumah, suka rebutan mike :)

    Dan seperti kata orang-orang yang ketemu dia, Tabina tuh nggak pemalu dan anaknya ceriwiiis! Banyak obrolan dan kata-katanya, udah bisa diajak komunikasi, nyeletuk & menanyakan pertanyaan yang 'nyambung'. Wah banyak sekali obrolan yang lucu-lucu yang nggak sempat Ibu ceritain disini.

    Tabina senang 'membaca' buku dan 'menulis-nulis'. Dari kecil Tabina sering dibacakan buku-buku seri Winnie the Pooh yang kata-katanya sederhana dan gambarnya berwarna-warni, seperti Menjaga Kesehatan, Udara, Panca Indra, Selamat Pagi, Selamat Sore, Selamat Siang, Selamat Malam. Bukunya kecil dan kertasnya dari karton tebal jadi tidak mudah sobek. Nah, sekarang Tabina sudah hapal kata-kata persis dari tiap halaman di buku-buku tersebut hanya dengan melihat gambarnya! Padahal nggak ada yang ngajarin atau nyuruh loh, hanya karena sering dibacain saja.

    Misalnya dia minta "Bu, baca baca Panca Indela..". Lalu Ibu buka halaman pertama, dia langsung bilang dengan suara kanak-kanaknya: "Aku punya lima alat, untuk men-indela..".
    Atau tanpa membuka buku Selamat Pagi, Ibu berkata, "Jam berdentang enam kali..." Lalu Tabina meneruskan, "Tandanya Puh halus bangun pagi!"

    Tabina, seperti juga anak kecil seusianya, nggak bisa diam. Kalau dia sedang tidak tidur, dia geraaaak terus, lari, lompat, bermain, memanjat, naik-turun tangga atau kalau agak tenang ya nyanyi-nyanyi, coret-coret kertas, baca-baca. Semua benda bisa dia jadikan mainan: piring, panci, boneka, bola, gantungan kunci (sampai lepas semua), magnet kulkas, sapu, VCD, sisir, name tag Meeting, sabuk, tas Ibu, dll - jadi kalau ada barang-barang yang agak berbahaya harus disingkirkan dari pandangannya kalau nggak mau diambil.

    Seperti biasa, Tabina sangat jarang menangis. Hanya satu dua kali seminggu, itupun sebentar dan kalau sangat kesal. Dia sudah bisa marah dan menunjukkan keinginannya. Tapi kalau jatuh dia tidak pernah menangis.

    Minggu lalu kami sekeluarga ke rumah Eyang di Bandung, dan pergi ke cafe susu dan peternakan sapi Lembang Kencana. Tabina senang sekali lari kejar-kejaran bersama Ibu dan Tante Dita.

    Image hosting by Photobucket Image hosting by Photobucket

    Begitu melihat Bapaknya datang, dia lari kencang dan terjatuh keras terjerembab tengkurap. Dia tidak menangis, tapi ikut tertawa bersama kami semua. Nih ini dia yang sakit, katanya...

    Image hosting by Photobucket


    Tabina juga sudah senang memilih sendiri pakaiannya dan ingin mencoba benda-benda yang digunakan orang lain disekitarnya. Dia ingin mencoba 'menyetil' alias duduk di mobil memegang setir. Pura-pura menelpon Eyang atau memesan akua satu galon. Menggendong boneka Dora lalu pura-pura menyuntik Dora seperti di dokter dan memberinya vaksinasi PIN Polio,


    ...dan memakai sendiri (tidak mau dibantu loh) kacamata Tante Dita, hehe..

    Image hosting by Photobucket

    Friday, December 16, 2005

    Rumah Strawberry

    Di Bandung emang banyak tempat2 menarik untuk dikunjungi, terutama tempat makan dan tempat belanja. Satu lagi tempat maen asik di Bandung: Rumah Strawberry :)

    Katanya sih udah ada sejak setaun lalu, tapi kami baru datang kesana pas Lebaran kemaren. Letaknya di Bandung Utara - daerah sekitar Cihideung dan Poltek Ciwaruga (ke arah Lembang), yang terkenal dengan udara sejuk dan tanaman2nya yang indah. FYI, tempatnya nggak jauh dari café resto The Peak dan Sapu Lidi. Tepatnya di Jalan Cigugur, Aksesnya bisa dari Jl. Sersan Bajuri (Setiabudi depan Terminal Ledeng) atau Gegerkalong Hilir.



    Image hosted by Photobucket.com

    Rumah Strawberry ini tempat makan juga. Harganya standar Bandung, tapi kalo dibandingin dengan di Jakarta termasuk murah juga. Tempatnya open air. Menunya nggak terlalu banyak, tapi makanannya enak. Yang enak tuh Nasi Liwet (paket untuk 4 orang), dengan nasi putih hangat dalam wadah ‘gentong logam’ plus tahu goreng, ikan asin jambal, ayam goreng, lalap, sambal dan sayur asem. Hmm... :) Hidangan laen yang enak: Bradwurst (sosis Jerman disajikan dgn kentang goreng), Chicken Soup, Spaghetti, Gurame Bakar dan jus stroberi.

    Yang unik disini tuh kita bisa beli stroberi dengan memilih dan memetik sendiri! Jadi ada kebun stroberi di sekitarnya dalam semacam rumah kaca yang dibudidayakan sedemikian rupa dengan suhu dan aliran air tertentu, jadi cepat tumbuh dan rasanya enak. Setiap 2 hari sudah muncul lagi buahnya. Di Rumah Strawberry kita bisa beli stroberi segar, beli dodol stroberi buatan mereka (rasanya enak lho), dan jus stroberri. Halamannya luas, jadi anak-anak senang bermain-main dan lari-lari kesana kemari. Wah, Tabina gembira sekali disana.

    Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

    Kontur tanahnya dibuat bertingkat, jadi kita bisa milih makan di bawah payung di tingkat atas atau di bangunan utama di bawah. Tapi sebaiknya jangan kesana saat musim liburan atau musim hujan. Waduh pas libur Lebaran lalu itu, penuh banget jadi susah cari parkir dan tempat duduk. Ditambah hujan deras lagi, jadi hampir semua orang berteduh di bangunan utama sambil berdiri menghindari angin hujan dari samping; yang sedang makan atau udah duduk pun jadi nggak nyaman karena dikelilingi orang2, dan pesanan makanan pun jadi lama. Dan... saat kami kesana itu kira-kira ber-24 orang (termasuk anak-anak), jadi meni riweuh pisan, hehe... ^ ^

    Thursday, October 13, 2005

    Aa Gym

    Selama Ramadhan, jadi sering ada Aa Gym di TV. Kadang kalau lagi ada di TV, Ibu suka bilang ke Tabina sambil lalu, "Ada Aa Gym tuh".

    Hari Minggu siang, Ibu sedang ganti-ganti channel TV. Di salah satu channel, ada acara ceramah, lagi diliatin gambar para jamaah, belum ada gambar penceramahnya, baru suaranya aja tapi...

    "Bu, AA GIM! Ada AA GIM!!"

    Walah, Ibu kaget.. Tabina sudah hapal suara Aa Gym?
    Pas ada gambar Aa Gym-nya di TV, Tabina tersenyum dan nunjuk "Aa Gim.. Pake topi!"

    :D

    Doa Makan

    Setiap sebelum makan atau minum susu, Tabina selalu dibacakan doa makan.

    Lima hari yang lalu: "Bu, Mbak Tabina udah bisa doa makan, Bu"

    "Oya ? Wah coba Tabina, gimana doa makannya? Bismillahirrahmanirrahim.."
    Lalu Ibu membaca satu kata dan Tabina melanjutkannya.

    Eh tapi besok-besoknya, Tabina hapal sendiri semuanya. Memang sih, masih cadel, tapi nadanya sudah seperti contoh dari Ibu dan paling enggak bunyi huruf konsonannya mirip dan bunyi huruf fokalnya benar semua. Barusan Tabina membaca doa makan di telpon buat Ibu di kantor:

    "Bismilah rohman rohim.
    Alohuma,
    Baliklanaa, fimaa,
    Lojaktana,
    Kina,
    aja banal!!
    Amin"


    Amin. Alhamdulilah.

    Friday, September 30, 2005

    Tulis..

    Dari dulu sebelum umur setahun, Tabina senang ngambil bolpen dari saku Bapak. Walaupun setelah itu diambil lagi dan dinasehati karena takut kecolok mata, tetep aja diulangi.

    Kira-kira sebulan lalu, waktu Tabina 14 bulan, Tabina ngambil bolpen Eyang Kakung. Oleh Kakung, daripada Tabina lari-lari cape ngejarnya, Tabina dikasih kertas dan dicontohin megang bolpen dan corat-coret. Eeeh, Tabina cepat bisa lho. Waktu itu Ibu sedang pergi; pas Ibu pulang, Tabina bilang: "Buu.. tulis Bu, tuliis!" sambil gembira dan duduk di lantai menghadapi kertas.

    Yang diatas itu tulisan Tabina lho.. :)
    Oleh Ibu, tulisan Tabina ini di-scan dan dikirim buat Bapak di Jepang - surat dari Tabina! Wah, Bapak senang sekali dapat surat dari Tabina ^ ^

    Sekarang tiap liat bolpen atau pinsil, Tabina bilang "Tulis, tulis" lalu mencoret-coret apapun, kertas, majalah, koran, tembok juga mulai nih dicoret, hihi.. Ibu sudah menyediakan kertas, tapi kadang lantai atau kakinya juga dicoret-coret. Ngga apa-apa deh, Ibu nggak mau melarang, yang penting kreatif.

    *** *** ***

    ini dia foto2nya menyusul:



    Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

    Image hosted by Photobucket.com Image hosted by Photobucket.com

    Thursday, September 08, 2005

    Dua ekor kelinci

    Image hosted by Photobucket.com

    Karena Tabina makin susah diajak tidur (senangnya main melulu dan nyanyian kadang sudah nggak mempan), Ibu akan membacakan sajak cerita yang dipelajari Ibu waktu TK dulu. Sajak ini punya nada dan gaya tertentu.

    Ibuku: Tabina, mau cerita nggak?

    Tabina: Mau! Mauuu!

    Sini tiduran pake selimut

    Cimut, cimut

    ...
    Dua ekor kelinciii
    berebut sepotong
    loti!

    Minta to- lon kepada.. kelaaa,
    sepotong loti dibagi
    duaaa!

    Ditimbang- imbang berat yang manaaa,
    berat yang kiri di.. gi - kit,
    berat yang kanan tikikit,

    Lama-lama rotinya...
    haphisss!

    Dua ekor ke- linciiie,
    ting gal menangis.. -
    angis!

    Huuuu huuu Huuuu Huuu...
    (bersama: Huuuu huuu Huuuu Huuu...)
    (Tabina yang sehari-hari hampir nggak pernah nangis, menirukan gaya Ibu yang pura-pura menangis sambil mengusap-ngusap matanya dan menirukan ekspresi sedih)
    ...

    Heuuheuuheuu... Hehehe
    Hahaha...

    Ibu dan Tabina tertawa senang bersama! :)


    Tabina, lagi?

    Agi, agi. Klincie 'agi.

    Ibu dan Tabina bersama-sama mendongeng Dua Ekor Kelinci lagi.

    Wednesday, August 31, 2005

    Bapaku juga

    Setelah Ibuku jadi trademark (hehe.. ^ ^), Tabina beberapa hari terakhir juga sudah bisa bermanja-manja dengan Bapaku! Bapaku! Kayaknya dia tau deh mau ditinggal jauh Bapaknya 7 minggu, jadi pengen deket-deket dan minta iyap (= gendong) bapaknya.

    Waktu malam-malam dipamitin Bapaknya di airport sih Tabina nggak nangis, nggak seperti waktu ditinggal Ibu mission. Tapi besoknya waktu Ibu pulang kantor sore-sore, yang dicari Bapak. Waktu denger pembantu ngunci pintu pagar, Tabina lari-lari keluar sambil teriak-teriak Bapaku! Bapaku! Wah, Ibu jadi ngenes deh liatnya...trus Ibu bilang: "Bapak nggak ada, pergi"

    Tabina senang waktu malamnya Bapak nelpon. Dia ikut nyanyi Balonku bareng Bapak. Tapi sesudah itu Tabina lari-lari lagi kesana kemari seperti biasa. Hehe... Tabina nggak tau sih telpon internasional mahal dan susah... :)

    Semalam Ibu iseng tanya ke Tabina yang sedang baca-baca buku, "Mbak Tabina, Bapak mana?" Eh, Tabina sambil asik maen menjawab "Ka ada, egi" (= nggak ada, pergi) Waa.... Tabina yaa....

    Pagi ini Tabina ikut Ibu ke kamar Ibu & Bapak, ngambil celana pendek Bapak (yang sering dipakai di rumah) dari atas tempat tidur, trus ditunjukin ke Ibu: "Ibuku! Cana Bapa! Cana Bapa" sambil senyum-senyum gembira :)


    *untuk Bapakku di Tokyo kalo lagi kangen Tabina*